Beranda Edukasi Perbedaan DNA dan RNA Disertai Dengan Pengertian dan Fungsinya (+Tabel)

Perbedaan DNA dan RNA Disertai Dengan Pengertian dan Fungsinya (+Tabel)

424
0
Perbedaan DNA dan RNA

Bagian terkecil penyusun tubuh manusia adalah sel. Dimana sel sendiri terdiri atas bagian terdalam yakni inti sel, dan bagian terluar yang disebut dengan dinding sel. Nah, tahukah Anda bahwa di dalam penyusun utama tubuh tepatnya di bagian inti sel, ternyata terdapat hal atau faktor yang menjadi pencetak dari awal kehidupan manusia. Ya, itu adalah DNA dan RNA. 

Apakah Anda mengira bahwa tak ada perbedaan DNA dan RNA? Dua organel yakni DNA dan RNA ini, berfungsi sebagai faktor pembentuk suatu sifat makhluk hidup. Misalnya, warna rambut, warna kulit, jenis rambut, serta berbagai sifat makhluk hidup lainnya bahkan mencakup karakter.

Berkaitan dengan hal ini, memang banyak yang mengira bahwa DNA dan RNA merupakan satu organel gabungan, atau memiliki kesamaan. Padahal keduanya merupakan organel yang  berpisah, bahkan memiliki perbedaan yang signifikan.

Lalu apa yang membedakan antara DNA dan RNA? Berikut ini perbedaan DNA dan RNA yang paling mendasar:

Ditinjau Dari Segi Pengertian

Dari segi pengertian jelas keduanya tak sama. Apa perbedaan DNA dan RNA dari sisi pengertiannya? Untuk selengkapnya simak penjelasan berikut ini:

DNA atau deoxyribonucleic acid, yang dikenal pula dengan istilah ADN atau asam deoksiribosa nukleat merupakan salah satu jenis biomolekul yang memiliki fungsi untuk menyimpan serta menyandi instruksi-instruksi genetika pada tiap organisme atau jenis virus berupa asam nukleat serta di dalamnya tersimpan sel makhluk hidup.

Nah, DNA ini terdiri atas materi pembentuk kromosom-kromosom atau informasi genetik yang terdapat dalam tubuh suatu makhluk hidup.

Sedangkan RNA atau ribonucleic acid, atau disebut juga dengan istilah asam ribonukleat merupakan molekul polimer yang berfungsi sebagai biologis untuk dekode, mengkode, regulasi, serta ekspresi gen. Nah, RNA ini ialah makromolekul yang berperan untuk menyimpan serta menyalurkan informasi genetik.

Sehingga jelas perbedaan DNA dan RNA yang mendasar adalah bahwa DNA merupakan pembentuk informasi genetik, sedangkan RNA sebagai penyimpan dan penyalur informasi genetik. Sehingga bisa Anda simpulkan sendiri bahwa keduanya memiliki fungsi yang berbeda namun memiliki fungsi yang sangat terkait.

Ditinjau Dari Segi Penyusun

Dari segi penyusunnya, jelas DNA dan RNA memiliki perbedaan. Hal ini tentu yang mendasari mengapa DNA dan RNA memiliki fungsi yang berbeda. Apa perbedaan penyusun dari DNA dan RNA? Berikut penjelasannya:

DNA terdiri atas dua penyusun, yakni basa nitrogen dan gugus fosfat. Dimana masing-masing penyusun tersebut pun memiliki penyusun yang berbeda lagi, yakni:

  • Basa nitrogen menyusun DNA terdiri atas Purin yang tersusun dari Adenin(A) dan Guanin (G)
  • Pirimidin yang tersusun dari Timin (T) dan Cytocine(C).

Sedangkan RNA pun sama dengan DNA yang terdiri dari dua penyusun, yakni basa niitrogen serta gugus fosfat. Dalam hal basa nitrogen, keduanya memiliki penyusun yang sama, sedangkan dalam gugus fosfat memiliki penyusun yang berbeda, bisa dilihat seperti:

  • Basa nitrogen RNA, terdiri dari Purin yang tersusun atas Adenin(A) dan Guanin (G)
  • Gugus fosfat RNA terdiri dari Pirimidin yang tersusun atas Cytocine(C) dan Uracyl (U).

Tak hanya penyusun yang meliputi basa niterogen dan gugu fosfat saja, dalam hal komponen gula pun keduanya memiliki penyusun yang berbeda. Dimana bila DNA tersusun atas gula deoksiribosa, sedangkan RNA tersusun atas gula ribosa. Dengan kandungan inilah, yang nantinya juga akan mempengaruhi fungsi dari keduanya

Ditinjau Dari Segi Rantai

Perbedaan DNA dan RNA lainnya yang jelas terlihat adalah dari rantainya. Ya, jika diamati secara sekilas, mungkin Anda tak bisa membedakan rantai DNA ataupun RNA, karena memang memiliki bentuk yang sama.

Perlu Anda ketahui, keduanya jelas memiliki perbedaan yang sangat signifikan, yakni DNA memiliki gugus asam amino rantai yang lebih panjang, serta berbentuk ganda berpilin (double helix) dan bulat. Sedangkan RNA memiliki gugus asam amino rantai yang lebih pendek, dengan bentuk tunggal dan lebih tipis dibandingkan DNA.

Bila diamati lebih dalam lagi, dalam hal bentuk juga terlihat bahwa DNA berbentuk seperti pita spiral ganda, sedangkan RNA berbentuk seperti pita tunggal.

Ditinjau Dari Segi Tempat

Secara umum, baik DNA maupun RNA berada dalam satu organel, namun tahukah Anda, bahwa meski RNA ataupun DNA berada dalam satu sel, letaknya berbeda. Dimana, DNA sendiri terletak atau bisa ditemukan pada nukleus atau inti sel, kloroplas dan mitokondria.

Sedangkan RNA terletak atau bisa ditemukan pada nukleus (m-RNA), sitoplasma (t-RNA) dan ribosom (r-RNA). Letak yang berbeda ini karena, keduanya memiliki fungsi yang berbeda namun saling terkait antara satu dengan lainnya.

Ditinjau Dari Fungsinya

Dalam hal fungsi, jelas perbedaan DNA dan RNA sangat terlihat jelas. Dimana DNA memiliki fungsi dalam peranan pewarisan sifat dan berfungsi untuk menyintesis protein. Sedangkan RNA hanya memiliki fungsi untuk menyintesis protein saja.

Selain itu, kadar DNA memiliki sifat yang lebih statis atau tidak bisa berubah, karena tak dipengaruhi oleh aktivitas genetis ataupun aktivitas sintesis protein ataupun. Sedangkan kadar RNA bisa berubah, karena terdapat aktivitas sintesis protein.

Tak hanya itu saja, secara umum DNA dan RNA memiliki fungsi yang sangat berbeda. Diantaranya seperti:

Fungsi DNA

  1. Untuk membawa materi genetika atau pewarisan dari generasi hingga ke generasi berikutnya
  2. Untuk mengontrol kehidupan baik secara langsung ataupun tidak
  3. Sebagai penggandaan diri atau auto katalis
  4. Sebagai heterokatalis atau untuk melakukan sintetis kepada senyawa lain.

Fungsi RNA

  1. Untuk menyimpan informasi
  2. Untuk perantara antara DNA dengan protein, ketika proses ekspresi genetik karena berlaku dalam organisme hidup.

Tabel Perbedaan DNA dan RNA

Untuk lebih jelasnya dalam memahami perbedaan DNA dan RNA, perhatikan tabel perbedaan berikut ini:

Perbedaan DNA RNA
Bentuk Memiliki rantai panjang, bentuk ganda serta berpilin (double heliks) Memiliki rantai pendek, berjumlah tunggal, serta tak berbentuk berpilin
Fungsi Berfungsi untuk mengendalikan faktor genetik, dan sebagai materi genetik atau pewarisan sifat yang berbahan bahan baku protein untuk melakukan sintesis protein. Mengendalikan sintesis protein
Letak Berada dalam nukleus, mitokondria, dan kloroplas Berada dalam nukleus, kloroplas,  sitoplasma, dan  mitokondria
Komponen Gula Deoksiribosa Ribosa
Ukuran Panjang Pendek
Jenis Basa Nitrogen Basa nitrogen berupa Purin terdiri dari adenin dan guanin gugus fosfat berupa Pirimidin yang tersusun atas sitosin dan timin Basa nitrogen berupa Purin yang terdiri atas adenin dan guaninGugus fosfat berupa Pirimidin yang tersusun atas sitosin dan urasil  
Kadar Tetap, karena tidak dipengaruhi oleh aktivitas sintesis protein Berubah-ubah sesuai jumlah sintesis protein yang dibutuhkan.  
Keberadaannya Permanen Berperiode pendek, karena sangat mudah terurai.  

Sekarang Anda sudah bisa membedakan mana DNA dan RNA bukan? Nah, meski RNA dan DNA memiliki perbedaan yang sangat signifikan, sebenarnya keduanya memiliki fungsi yang saling terkait. Hal inilah yang menjadi alasan, mengapa bahasan DNA pasti akan mengaitkan dengan RNA, dan sebaliknya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here