Beranda Islam Ketentuan dan Syarat Nikah Sesuai KUA Untuk Islam 2019

Ketentuan dan Syarat Nikah Sesuai KUA Untuk Islam 2019

209
0
Syarat Nikah
Foto: Citra Indonesia

Apakah Anda sedang berencana untuk menikah?  Sudah berapa persenkah persiapan yang tengah dilakukan? Ya, salah satu persiapan yang paling penting ketika akan menikah, adalah mengurus surat nikah, selain mempersiapkan dekor, busana hingga katering. Dimana, surat nikah sendiri memiliki posisi yang sangat penting, yakni sebagai tanda bukti resmi mengenai pernikahan Anda bersama pasangan secara sah dan tercatat oleh negara.

Nah, apa sih syarat nikah yang perlu Anda persiapkan? Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini tentang ketentuan dan syarat nikah sesuai KUA untuk Islam.

Menentukan Tempat Menikah

Dalam islam, tempat pelaksanaan nikah merupakan syarat dan rukun yang harus terpenuhi. Begitu pula dengan KUA atau Kantor Urusan Agama, juga mewajibkan calon pengantin untuk menentukan tempat pernikahan. Sudah ada gambaran dimana tempat pelaksanaan pernikahan Anda?

Ya, biasanya proses ijab qobul memang dilaksanakan di daerah domisili calon pengantin wanita atau CPW, sehingga nantinya calon pengantin pria harus mempersiapkan surat numpang nikah di KUA domisili pria. Dan sebaliknya, bila ijab qobul tak dilaksanakan baik di daerah domisili CPW ataupun calon pengantin pria atau CPP,  maka keduanya harus membuat surat numpang nikah dari KUA domisili masing-masing.

Waktu Mengurus Surat Nikah

Lalu kapan waktu yang tepat untuk mengurus surat nikah? Perlu diketahui, setiap KUA mewajibkan setiap pasangan menyelesaikan surat nikah paling lambat 10 hari sebelum ijab qobul. Dengan begitu, bagi Anda yang telah memantapkan nikah, tak ada salahnya untuk mengurus pernikahan 1 atau 2 bulan sebelum nikah.

Hal ini juga nantinya akan bermanfaat agar Anda bisa mendapatkan penghulu yang sesuai keinginan, serta jam yang telah ditentukan. Apalagi jika Anda menikah di bulan-bulan yang sedang ramai menikah, maka bersiaplah lebih awal, jangan sampai menangis karena tak kedapatan penghulu.

Dokumen yang Perlu Disiapkan

Selanjutnya syarat nikah sesuai KUA islam apa yang perlu Anda penuhi? Berikut ini dokumen yang wajib Anda penuhi:

  • Siapkan fotocopy KTP, sebanyak 4 lembar bagi masing-masing calon pengantin
  • Siapkan fotocopy KK, sebanyak 4 lembar bagi masing-masing calon pengantin
  • Pas Foto kedua Calon Pengantin, dengan ukuran 2×3 dan  3×4, masing-masing sebanyak 4 lembar. Bila, kedua pasangan berdomisili beda pulau, maka siapkan masing-masing setidaknya 10 lembar.
  • Bagi calon pengantin yang berstatus janda/duda, maka wajib melampirkan surat talak atau akta cerai dari Pengadilan Agama atau Pengadilan Negeri
  • Siapkan pula Surat dispensasi dari Pengadilan Agama, bagi calon pengantin yang memiliki umur kurang dari 19 tahun bagi laki-laki dan kurang dari 16 tahun bagi perempuan atau laki-laki yang akan menikah dengan status poligami
  • Dan bagi Anda yang merupakan anggota POLRI/TNI, dan Sipil POLRI/TNI harus melampirkan Surat Izin Kawin dari Pejabat Atasan/Komandan.
  • Jangan lupa juga untuk melampirkan Ijazah terakhir. Namun syarat ini tergantung dari masing-masing KUA.
  • Siapkan Materai 6000 sebanyak 6 lembar.

Prosedur Pengurusan Surat Nikah

Setelah melengkapi data syarat nikah tersebut, lalu bagaimana proses pengurusan surat nikah yang harus Anda laksanakan? Prosedur pengurusan surat nikah yang harus Anda lakukan yakni:

1. Pertama, Anda mengurus terlebih dahulu ke RT dan RW, untuk mendapatkan dokumen pengantar. Untuk proses ini membawa foto copy KTP sebanyak 2 lembar.

2. Setelah mengurus ke RT dan RW, selanjutnya CPW dan CPP akan menerima surat N1, N2, dan N4, serta surat keterangan belum menikah dari kelurahan domisili masing-masing. Selanjutnya, Anda harus melengkapi dokumen seperti  pas foto 3 × 4 sebanyak 2 lembar, foto copy KTP kedua calon pengantin sebanyak 2 lembar, foto copy KK kedua calon pengantin sebanyak 2 lembar, serta surat pengantar RT / RW.

Dengan kelengkapan dokumen tersebut, nantinya masing-masing calon pengantin akan menerima fotocopy surat N1, N2, N4, serta surat keterangan belum menikah.

3. Setelah mendapatkan surat N1, N2 dan N4, selanjutnya langsung dibawa ke KUA kecamatan oleh masing-masing calon pengantin, agar menerima surat persetujuan nikah dari KUA. Seperti yang dijelaskan tadi. bila pernikahan dilakukan di daerah domisili wanita, maka calon pengantin pria akan mendapatkan surat numpang nikah.

4. Bila calon pengantin pria telah menerima surat numpang nikah dari kecamatan domisilinya, selanjutnya rekomendasi tersebut, dibawa ke KUA kecamatan domisili calon pengantin wanita. Nah, dalam proses ini, Anda siap melakukan registrasi pernikahan, yang nantinya akan disetujui oleh penghulu, serta diberi arahan atau pembekalan mengenai pernikahan.

Dalam tahap ini, yang perlu dibawa adalah surat persetujuan nikah dari KUA kecamatan domisili, pas foto ukuran 2×3 sebanyak 4 lembar, serta surat-surat lainnya yang telah dipersiapkan sebelumnya.

5. Setelah Anda bertemu dengan penghulu, jangan lupa untuk meminta nomor telepon yang bisa dihubungi, bila perlu meminta alamat rumah penghulu untuk melakukan penjemputan.

Berapakah total biaya untuk mengurus surat nikah ini? Jika dikira-kira, total biaya pengurusan surat nikah mulai dari kelurahan hingga KUA, bisa menghabiskan sekitar. 200 ribu, tidak termasuk dengan biaya penghulu. Sedangkan biaya penghulu, biasanya tergantung tarif masing-masing penghulu atau sesuai ketentuan KUA kecamatan tertentu.

Untuk kisaran biaya penghulu bervariasi, mulai 200 ribu sampai 1,5 juta. Sebagai saran, 2 atau 3 hari sebelum akad nikah dilakukan, hubungilah penghulu guna mengingatkan agar tak lupa atau melakukan persiapan.

Mau Nikah Gratis?

Pada dasarnya jika Anda menginginkan untuk menikah di rumah, memang harus membayar biaya tambahan. Dijelaskan oleh Prof. Dr. HM Machasin, mengatakan bahwa bila ijab qabul dilakukan di luar Kantor Urusan Agama (KUA) akan dikenai tarif sebanyak 600 ribu Lalu bagaimana bisa ada yang membayar hingga 800 ribu atau lebih?

Pada praktiknya memang banyak yang membayar kepengurusan sebesar 800 ribu atau lebih dalam pengurusan surat nikah, hal ini karena terdapat pihak yang memanfaatkan atas ketidaktahuan dari keluarga calon pengantin yang mewakilkan kepengurusannya ke kelurahan atau pihak lain.

Jadi, pastikan Anda mengurus sendiri, atau mempercayakan pada teman dan kerabat dekat yang jujur. Sebab sampai saat ini, tidak ada KUA yang mengakui ada biaya tambahan lebih dari 600 ribu. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintahan Nomor 48 tahun 2014.

Bila Anda ingin menikah gratis, maka nikahlah di KUA secara langsung. Ya, sesuai ketentuan dari KUA di seluruh Indonesia, bahwa pasangan yang akan menikah digeratiskan bila ijab qabul dilakukan di Kantor Urusan Agama secara langsung. Hal ini sesuai dengan PP No 48 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2004 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Jadi bagi Anda yang telah siap nikah, langsung lakukan pendaftaran dengan memenuhi syarat nikah sesuai KUA. Perlu diketahui, bawa KUA lembaga pencatat perkawinan mempunyai peran yang sangat penting, yakni guna mewujudkan kemaslahatan umum, terutama memberikan kepastian dan Pengamanan Hukum untuk keluarga Muslim dari perkara yang ditimbulkan perkawinan.

Selain itu, KUA juga berhubungan secara langsung dengan kehidupan masyarakat bersama sesuai dengan tradisi dan norma masyarakat yang berlaku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here